KURANG PAHAMNYA TATANAN NEW NORMAL LIFE
Kamis, 11 Juni
2020 13:30 WIB
SURABAYA – Pasien
positif Covid-19 di Surabaya, Jawa Timur kembali bertambah signifikan. Ada
kasus penambahan pasien baru Covid-19 188 orang pada Kamis, 11 Juni 2020. Sehingga
total kasus positif Covid-19 di Surabaya hari ini adalah 3.627 kasus.
Virus Covid-19
secara terus-menerus menyebar kepada orang satu ke orang lainnya. Tidak
mengenal usia dan gender, banyak faktor yang membuat seseorang positif
Covid-19. Pemerintah berupaya mengurangi penambahan kasus positif dengan memastikan
mengurangi kapasitas angkutan umum hingga separo, membatasi kapasitas angkut
mobil pribadi, bahkan motor di wilayah dengan penerapan PSBB tidak boleh
berboncengan.
Peraturan
pemerintah sangat berdampak bagi masyarakat khususnya Surabaya yang telah
menjadi Kota tertinggi kasus penyebaran Covid-19 di Indonesia. Tidak hanya
pekerja kantoran, swasta yang terkena dampak tetapi pedagang kaki lima juga
terkena dampak tersebut. Masyarakat juga mengikuti protokol pemerintah dengan
menjaga jarak, selalu mencuci tangan, dan memakai masker bila ada kegiatan keluar rumah.
“perasaan takut
waktu bekerja memang ada, tapi lebih ke was-was terhadap orang yang tiba-tiba
batuk atau bersin”. Kata Desi.
Setelah adanya
pandemi, pemerintah menerapkan tatanan New Normal Life yang memperbolehkan
beraktifitas diluar rumah tetapi tetap menjaga jarak, mencuci tangan, dan
memakai masker. Dengan adanya tatanan New Normal Life, masyarakat masih belum
sepenuhnya mengerti penerapan yang dimaksut akan seperti apa. Melihat dari
peningkatan kasus Covid-19 dan cara pemahaman masyarakat kota Surabaya masih
belum bisa menerapkan dengan baik.
“belum tahu apa
itu New Normal Life jadi belum bisa mempersiapkan apa yang harus dilakukan”.
Kata Desi

Komentar
Posting Komentar